Kamis, 09 Februari 2012
Maher Zain Sepanjang Hidup
[intro] Am G F E
Am G
aku bersyukur kau di sini kasih
F E
di kalbuku mengiringi dan padamu ingin ku sampaikan
Am G
kau cahaya hati dulu ku palingkan diri dari cinta
F
hingga kau hadir ubah segalanya
E
oh inilah janjiku kepadamu
[chorus]
Am
sepanjang hidup bersamamu
G
kesetiaanku tulus untukmu
F E
hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
Am
sepanjang hidup seiring waktu
G
aku bersyukur atas hadirmu
F E
kini dan selamanya aku milikmu
Am G
aku bersyukur kau di sini kasih
F E
di kalbuku mengiringi dan padamu ingin ku sampaikan
Am G
kau cahaya hati dulu ku palingkan diri dari cinta
F
hingga kau hadir ubah segalanya
E
oh inilah janjiku kepadamu
[chorus]
Am
sepanjang hidup bersamamu
G
kesetiaanku tulus untukmu
F E
hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
Am
sepanjang hidup seiring waktu
G
aku bersyukur atas hadirmu
F E
kini dan selamanya aku milikmu
Maher Zain - Barakallah
intro :
Am Em F E 2x
Dm Em Dm Em
Am
We're here on this Special Day
Em
Our hearts are full Of pleasure
F Em
A day that brings the two of you close Together
Am
We're gathered here to celebrate
Em
A moment you'll always treasure
F Em
We ask Allah to make your love last forever
Dm
Let's raise our hands and make du'a
Em
Like the prophet taught us
Dm
And with one voice let's all
Em
Say...say...say
Am Em F E 2x
Dm Em Dm Em
Am
We're here on this Special Day
Em
Our hearts are full Of pleasure
F Em
A day that brings the two of you close Together
Am
We're gathered here to celebrate
Em
A moment you'll always treasure
F Em
We ask Allah to make your love last forever
Dm
Let's raise our hands and make du'a
Em
Like the prophet taught us
Dm
And with one voice let's all
Em
Say...say...say
Maher Zain - Open your eyes
Am Look around yourselves Dm Can’t you see this wonder G Spreaded infront of you C The clouds floating by Am The skies are clear and blue Dm Planets in the orbits E The moon and the sun Am Such perfect harmony
Minggu, 05 Februari 2012
SUKSES
Di sebuah sekolah, seorang guru mendapat pertanyaan dari salah seorang muridnya yang paling kritis. “Guru, apakah kami semua nanti bisa sukses?” Sang guru tersenyum mendengar pertanyaan itu. Tak lama, ia mengeluarkan uang senilai seratus ribu dari kantongnya. “Hayoo, siapa yang mau uang ini?” Semua anak berebutan mengacungkan tangannya.
Minggu, 08 Januari 2012
Anak Pemalas
Dikisahkan, sebuah keluarga mempunyai anak semata wayang.
Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan
berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak
yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala
macam tanggung jawab. Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan
kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab, "Aaaah Ibu.
Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa
dibersihkan, toh nanti kotor lagi." Demikian pula jika diminta untuk
Ayah dan ibu sibuk bekerja dan cenderung memanjakan si anak dengan
berbagai fasilitas. Hal tersebut membuat si anak tumbuh menjadi anak
yang manja, malas, dan pandai berdalih untuk menghindari segala
macam tanggung jawab. Setiap kali si ibu menyuruh membersihkan
kamar atau sepatunya sendiri, ia dengan segera menjawab, "Aaaah Ibu.
Kan ada si bibi yang bisa mengerjakan semua itu. Lagian, untuk apa
dibersihkan, toh nanti kotor lagi." Demikian pula jika diminta untuk
Berapa harga "keajaiban" itu??
Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bias menyelamatkan jiwa Georgi... tapi mereka tidak punya biaya untuk itu. Sally mendengar ayahnya berbisik, "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang."
Langganan:
Postingan (Atom)

